Pamor Wicaksono Masuk 10 Penerima The Best Indonesian Leader Award 2026

waktu baca 3 menit
Sabtu, 10 Okt 2026 09:46 126 Redaksi Jateng

Poskotanews, Semarang – Anggota DPRD Kabupaten Brebes dari Fraksi Partai Golkar, Pamor Wicaksono, menyoroti pembangunan infrastruktur dan penguatan sektor pertanian sebagai dua persoalan yang masih perlu mendapat perhatian di daerahnya. Hal itu ia sampaikan setelah menerima penghargaan The Best Indonesian Leader Award 2026 di Semarang, Jumat, 9 Oktober 2026.

Bagi Pamor, penghargaan tersebut bukan sekadar pengakuan atas kiprahnya selama berkarier di dunia politik. Ia menyebut apresiasi itu sebagai dorongan untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat, terutama melalui tugasnya sebagai anggota legislatif.

Penghargaan tersebut diberikan dalam malam penganugerahan yang diselenggarakan Forum Peduli Prestasi Bangsa (FPPB) di Wisma Perdamaian, Semarang. Pamor termasuk di antara 10 tokoh yang menerima penghargaan atas kontribusi mereka di berbagai bidang, seperti politik, pemerintahan, ekonomi, penegakan hukum, dan ekonomi kreatif.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi saya untuk terus bekerja dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,” kata Pamor seusai menerima penghargaan.

Selama sekitar 26 tahun berkecimpung dalam politik, Pamor mengatakan aspirasi masyarakat tetap menjadi salah satu pijakan dalam menjalankan tugas sebagai wakil rakyat. Menurut dia, persoalan yang disampaikan warga perlu diperjuangkan melalui fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan yang dimiliki DPRD.

Di Brebes, ia menilai pembangunan infrastruktur masih menjadi kebutuhan penting. Ketersediaan infrastruktur yang memadai, menurut dia, tidak hanya menunjang mobilitas masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap kelancaran distribusi hasil pertanian dan kegiatan ekonomi warga.

Sektor pertanian juga menjadi perhatian Pamor. Ia menilai bidang tersebut memiliki peran strategis dalam menopang kehidupan masyarakat sehingga perlu mendapat dukungan dalam perencanaan pembangunan daerah.

“Infrastruktur yang memadai dan sektor pertanian yang kuat menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah,” ujarnya.

Pamor mengatakan capaian seorang legislator semestinya tidak hanya diukur dari penghargaan yang diterima. Baginya, hal yang lebih penting adalah sejauh mana aspirasi masyarakat dapat diperjuangkan hingga menghasilkan kebijakan atau pembangunan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.

“Bagi saya, kepuasan terbesar adalah ketika aspirasi masyarakat bisa diperjuangkan dan diwujudkan menjadi sesuatu yang bermanfaat,” kata dia.

Ketua FPPB Adi Kusnadi mengatakan penghargaan The Best Indonesian Leader Award ditujukan kepada tokoh yang dinilai memiliki rekam jejak pengabdian serta kontribusi bagi masyarakat. Penilaian, kata dia, tidak semata-mata didasarkan pada jabatan yang diemban seseorang.

Menurut Adi, perjalanan karier, dedikasi, dan hasil kerja yang memberikan dampak bagi lingkungan sekitar menjadi sejumlah aspek yang dipertimbangkan dalam pemberian penghargaan tersebut.

“Penghargaan ini kami selenggarakan sebagai bentuk penghormatan kepada para tokoh yang telah memberikan kontribusi signifikan di bidangnya masing-masing,” ujar Adi.

Dalam acara yang sama, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi turut menyampaikan pesan mengenai peran kepemimpinan. Sambutan gubernur dibacakan oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jawa Tengah, Harso Susilo.

Dalam sambutan itu, Ahmad Luthfi menekankan bahwa kepemimpinan tidak cukup bertumpu pada jabatan. Seorang pemimpin, menurut dia, perlu mampu mengenali persoalan, mengambil keputusan secara tepat, dan menghadirkan solusi yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Ia juga berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai seremoni. Para penerima diharapkan terus menghasilkan gagasan dan inisiatif yang mendukung pembangunan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Bagi Pamor, penghargaan itu menjadi pengingat atas tanggung jawab yang melekat pada jabatan sebagai wakil rakyat. Ia mengatakan kepercayaan masyarakat perlu dijaga melalui kerja nyata dan perhatian terhadap kebutuhan warga.

“Dukungan serta apresiasi dari masyarakat menjadi motivasi untuk terus menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya,” tuturnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA