Mberesi Dalan, DPU Brebes Percepat Perbaikan 28 Ruas Jalan di Brebes Selatan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 10 Okt 2026 06:38 81 Redaksi Jateng

Poskotanews, Brebes –  Pemerintah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, menggenjot perbaikan jalan di wilayah selatan untuk memperlancar konektivitas antardesa hingga perbatasan Kabupaten Cilacap. Sebanyak 28 ruas jalan di Kecamatan Bantarkawung dan Salem masuk dalam penanganan melalui program Mberesi Dalan pada 2026.

Perbaikan infrastruktur itu menjadi bagian dari upaya pemerintah membuka akses sejumlah wilayah yang selama ini menghadapi kendala konektivitas. Selain memudahkan mobilitas warga, kondisi jalan yang lebih baik diharapkan memperlancar pengangkutan hasil pertanian dari kawasan selatan menuju pusat-pusat ekonomi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes Dani Asmoro mengatakan pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan memprioritaskan ruas yang memiliki fungsi penting sebagai penghubung antardesa maupun akses menuju wilayah perbatasan.

“Fokus kami di wilayah selatan ini adalah membuka keterisolasian dan mempermudah aksesibilitas masyarakat, terutama di titik-titik vital penghubung antardesa dan batas wilayah kabupaten,” kata Dani, saat meninjau proyek jalan Proklamasi PasarBatang Brebes, Jumat, (9/10/2026).

Dari 28 ruas yang ditangani, 13 berada di Kecamatan Bantarkawung dan 15 lainnya di Kecamatan Salem. Satu ruas di Bantarkawung, yakni Jalan Banjarsari-Ciawi sampai batas Cilacap, telah selesai dikerjakan. Adapun ruas lainnya masih dalam proses penanganan.

Di Bantarkawung, pekerjaan antara lain berlangsung pada ruas Bantarwaru-Pangarasan, Sindangwangi-Pangarasan, Pangarasan-Kebandungan, Parasi-Dukuh Tengah hingga batas Cilacap, Cikuning-Ciomas, serta ruas yang menghubungkan Pangarasan dengan sejumlah desa dan wilayah di sekitarnya.

Sementara di Salem, penanganan mencakup jalur Tembongraja-Capar, Salem-Tembongraja, Gununglarang-Citimbang, Cikandang-Bulakreja, Bentar-Tembongraja, Salem-Gunungjaya, Tembongraja-Gunungtajem, hingga Bentarsari-Gawanggang.

Pekerjaan di Kecamatan Salem tidak hanya menyasar badan jalan. Pemerintah juga merekonstruksi Jembatan Cibinong di Desa Pabuaran yang berada di jalur Bentar-Pabuaran.

Menurut Dani, pembenahan jalan dan jembatan tersebut diharapkan tidak berdiri sebagai proyek fisik semata. Infrastruktur yang lebih baik dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari masyarakat, termasuk mempercepat pergerakan komoditas pertanian dari wilayah produksi.

Wilayah selatan Brebes memiliki karakter geografis yang berbeda dengan kawasan perkotaan dan pantura. Sejumlah desa berada di kawasan perbukitan sehingga akses jalan menjadi salah satu penentu kelancaran warga menuju pusat pelayanan maupun sentra perdagangan.

Karena itu, pemerintah daerah menempatkan konektivitas sebagai salah satu sasaran utama program Mberesi Dalan. Jalur yang menghubungkan desa-desa di Bantarkawung dan Salem hingga perbatasan Cilacap diharapkan dapat mengurangi hambatan perjalanan sekaligus meningkatkan efisiensi distribusi barang.

Dani mengimbau masyarakat tetap berhati-hati ketika melintas di ruas yang sedang dikerjakan. Aktivitas proyek dan material konstruksi dapat mempengaruhi kondisi lalu lintas untuk sementara waktu.

“Rampungnya seluruh pengerjaan jalan ini diharapkan dapat memperlancar distribusi hasil pertanian serta meningkatkan efisiensi mobilitas masyarakat di perbatasan Brebes-Cilacap,” tandasnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA