Pra TMMD Penggarutan Brebes: 3 Rumah Warga Rampung, Jalan dan Jembatan Masih Dikebut

waktu baca 2 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 11:27 8 Redaksi Jateng

Poskotanews, Brebes -Tiga rumah warga yang sebelumnya masuk kategori tidak layak huni di Desa Penggarutan, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, kini telah selesai direnovasi. Namun pekerjaan Pra TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap IV Tahun Anggaran 2026 masih menyisakan sejumlah pekerjaan infrastruktur.

Hingga Sabtu, 3 Oktober 2026, progres renovasi rumah milik Taefuri, Mufid Hermawan, dan Nurhayati di RT 01 RW 03 Desa Penggarutan telah mencapai 100 persen.

Capaian tersebut menjadi salah satu sasaran yang lebih dahulu dituntaskan dalam Pra TMMD yang digelar Kodim 0713/Brebes. Sementara itu, pembangunan akses jalan dan jembatan di desa tersebut masih berjalan.

Salah satunya rabat beton sepanjang 65 meter dengan lebar 1,5 meter dan ketebalan 20 sentimeter. Pekerjaan jalan tersebut baru mencapai 30 persen.

Pembangunan jembatan kedua dengan panjang 4 meter dan lebar 2,2 meter bahkan masih berada pada tahap awal. Progresnya tercatat 15 persen.

Pembangunan kedua infrastruktur itu ditujukan untuk memperbaiki akses warga. Jalan dan jembatan diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, termasuk aktivitas mengangkut hasil pertanian serta perjalanan menuju fasilitas pelayanan dan pusat kegiatan ekonomi.

Pra TMMD tersebut tidak hanya mengerjakan satu ruas jalan. Sejumlah sasaran rabat beton lain juga masuk dalam program, masing-masing sepanjang 655 meter, 132 meter, dan 253 meter.

Pekerjaan lainnya meliputi pembangunan plat deker, jembatan pertama, dan talud di beberapa titik.

Adapun sasaran yang memperoleh dukungan APBD Provinsi mencakup dua pekerjaan dinding penahan tanah dengan panjang masing-masing 153 meter serta pembangunan pasangan dinding sepanjang 20 meter. Berdasarkan laporan perkembangan per 3 Oktober, tiga pekerjaan tersebut masih mencatat progres 0 persen.

Danramil 12/Bantarkawung Kapten Cba Bambang mengatakan pekerjaan di lapangan melibatkan unsur TNI, pemerintah desa, dan masyarakat.

“Dalam kesehariannya melibatkan 29 orang, terdiri atas 17 personel Kodim 0713/Brebes, dua orang dari pemerintah desa, dan 10 warga masyarakat,” kata Bambang.

Keterlibatan warga, kata dia, menjadi bagian dari semangat gotong royong dalam pelaksanaan pembangunan melalui program TMMD.

Sejumlah alat berat dan kendaraan juga disiagakan untuk mendukung pekerjaan. Peralatan tersebut terdiri atas satu unit ekskavator, dua unit molen, dua dump truck, dua kendaraan bak terbuka, serta peralatan kerja manual.

Cuaca cerah sepanjang pagi hingga sore turut mendukung pengerjaan di lapangan.

Dengan tiga rumah telah rampung direnovasi, perhatian pekerjaan kini masih tertuju pada sejumlah sasaran fisik yang belum selesai. Jalan, jembatan, talud, dan pekerjaan penahan tanah menjadi bagian dari pekerjaan yang masih harus dikebut hingga seluruh sasaran Pra TMMD di Desa Penggarutan tercapai.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA