Toko Mentari Pusat di Madiun Ludes Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp3,5 Miliar

waktu baca 2 menit
Sabtu, 3 Okt 2026 10:35 11 red 2

MADIUN, – Toko Mentari Pusat, sebuah toko grosir dan ritel yang menjual berbagai kebutuhan rumah tangga di Desa Balerejo, Kecamatan Kebonsari, Kabupaten Madiun, Jawa Timur, ludes terbakar pada Sabtu (3/10/2026) dini hari.

Kebakaran yang diduga dipicu korsleting listrik tersebut menghanguskan bangunan beserta seluruh barang dagangan di dalamnya. Kerugian akibat kejadian itu diperkirakan mencapai sekitar Rp3,5 miliar.

Kepala Bidang Kesiapsiagaan dan Pengendalian Bahaya Kebakaran Damkar Kabupaten Madiun, Andi Kurniawan, mengatakan dugaan sementara api berasal dari hubungan pendek arus listrik di dalam ruangan toko.

“Dugaan sementara munculnya api berasal dari korsleting listrik di ruangan toko. Selain toko dan seisinya, tidak terdapat mobil atau kendaraan bermotor yang turut terbakar,” kata Andi kepada wartawan.

Menurutnya, api diduga menyambar material yang mudah terbakar, seperti kotoran kering dan kayu bangunan yang sudah usang. Api kemudian dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian toko.

Kebakaran sulit diketahui sejak awal karena tidak ada yang mengetahui munculnya percikan api pertama. Kondisi tersebut membuat api telanjur membesar sebelum dilakukan upaya pemadaman.

Saat kejadian, pemilik toko, Imam Nawawi (65), tidak berada di lokasi. Ia berada di rumahnya di Desa Jogodayuh, Kecamatan Geger, Kabupaten Madiun. Sementara toko dijaga oleh seorang penjaga yang tinggal di sekitar lokasi.

Warga yang mengetahui kebakaran berupaya melakukan pemadaman secara gotong royong. Namun, upaya tersebut tidak mampu mengendalikan kobaran api yang semakin membesar.

Kepala Desa Balerejo, Tri Susilowati, membenarkan adanya kebakaran yang menghanguskan toko tersebut. Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa yang terjadi tepat di depan Kantor BRI Kecamatan Kebonsari itu.

“Informasinya alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Kejadiannya tengah malam, saya tidak tahu penyebabnya. Tapi posisi kebakaran berada di depan Kantor BRI Kecamatan Kebonsari,” ujar Tri.

Petugas pemadam kebakaran kemudian mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dan satu unit mobil komando Kabupaten Madiun ke lokasi.

Petugas berjibaku memadamkan kobaran api yang membakar seluruh bagian toko. Api baru berhasil dikendalikan setelah sekitar empat jam proses pemadaman.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka yang dilaporkan dalam kejadian tersebut. Rumah warga yang berada di sisi kanan dan kiri lokasi kebakaran juga dilaporkan aman.

Selain itu, tidak ada kendaraan roda empat maupun roda dua yang ikut terbakar dalam peristiwa tersebut.

Bangunan toko beserta barang dagangan yang berada di dalamnya mengalami kerusakan berat dan sebagian besar ludes terbakar. Nilai kerugian sementara ditaksir sekitar Rp3,5 miliar.

Hingga berita ini ditulis, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat kepolisian. Dugaan korsleting listrik masih (fin)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA