Pasien RSUD Brebes Makin Banyak, Komisi IV Soroti Kebutuhan Tenaga Perawat

waktu baca 3 menit
Selasa, 6 Okt 2026 19:28 6 Redaksi Jateng

Poskotanews, Brebes – Tingginya jumlah pasien menjadi perhatian Komisi IV DPRD Brebes saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke RSUD Brebes, Selasa, 6 Oktober 2026. Di tengah penilaian positif terhadap kebersihan dan pelayanan rumah sakit, dewan menyoroti kebutuhan tenaga perawat untuk mengimbangi beban pelayanan.

Anggota Komisi IV DPRD Brebes Suwarno Hadi Saputro mengatakan kondisi RSUD Brebes secara umum sudah baik. Menurut dia, kebersihan fasilitas dan pelayanan kepada pasien juga berjalan cukup baik.

“Untuk RSUD Brebes secara keseluruhan juga sudah baik, baik dari sisi kebersihan maupun pelayanan,” kata Suwarno.

Meski memberikan apresiasi, Suwarno mengatakan jumlah pasien yang cukup banyak tetap menjadi perhatian. Menurut dia, kondisi tersebut perlu diantisipasi manajemen agar peningkatan jumlah pasien tidak berpengaruh terhadap kualitas pelayanan.

“Ini menjadi perhatian kami agar ke depan kualitas pelayanan di RSUD bisa terus ditingkatkan,” ujarnya.

Sorotan terhadap kebutuhan tenaga kesehatan disampaikan anggota Komisi IV lainnya, Nafisatul Choeriyah. Ia mengatakan RSUD Brebes masih kekurangan tenaga perawat, terutama di Instalasi Gawat Darurat (IGD) dan ruang intermediate.

Menurut Nafisah, ketersediaan tenaga perawat perlu disesuaikan dengan jumlah pasien yang harus dilayani. Kekurangan tenaga dikhawatirkan dapat menjadi tantangan ketika beban pelayanan meningkat.

“Masih ada kekurangan tenaga perawat di IGD dan ruang intermediate. Ini perlu menjadi perhatian karena jumlah pasien yang harus dilayani cukup banyak,” kata Nafisah.

Di sisi lain, Nafisah mengapresiasi penambahan jam pelayanan poliklinik RSUD Brebes. Kebijakan tersebut sebelumnya telah dibahas dalam rapat koordinasi pada 2025 dan kini diterapkan dengan memperpanjang layanan hingga pukul 16.00 WIB.

“Alhamdulillah, saat ini jam pelayanan sudah ditambah sampai jam 4 sore menjadi dua shift,” ujarnya.

Direktur RSUD Brebes Adi Supriadi mengatakan pihaknya menerima sejumlah catatan dari Komisi IV dalam sidak tersebut. Beberapa di antaranya berkaitan dengan pembuatan resapan dan penutupan sejumlah saluran air.

Adi mengatakan catatan tersebut akan segera ditindaklanjuti. Perbaikan yang dapat dilakukan secara langsung, kata dia, akan dikerjakan secepatnya.

“Catatan tersebut akan segera kami tindaklanjuti. Mana yang memang bisa langsung dikerjakan, akan kami kerjakan secepatnya. Dan kami sesuaikan dengan hasil catatan dan arahan yang disampaikan dalam sidak,” ujarnya.

Menurut Adi, masukan dari Komisi IV menjadi bahan evaluasi bagi manajemen RSUD Brebes untuk memperbaiki fasilitas sekaligus menjaga kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Setelah dari RSUD Brebes, Komisi IV melanjutkan sidak ke Puskesmas Brebes. Secara umum, kondisi fasilitas dan pelayanan di puskesmas tersebut dinilai sudah sangat baik.

Komisi IV bahkan menilai Puskesmas Brebes dapat menjadi contoh bagi puskesmas lain di Kabupaten Brebes. Meski demikian, Mereka masih memberikan catatan mengenai kebersihan toilet.

Kebersihan toilet dinilai perlu mendapat perhatian karena menjadi salah satu fasilitas yang bersentuhan langsung dengan kenyamanan pasien dan masyarakat.

Komisi IV meminta pengelola Puskesmas Brebes memastikan kebersihan toilet terjaga secara rutin. Menurut dewan, kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya ditentukan oleh pelayanan medis, tetapi juga kondisi lingkungan dan fasilitas pendukung yang digunakan masyarakat.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA