Warga Desa Pasir Loa Mengeluhkan Jalan Rusak , Tidak Adanya Puskesmas dan Mobil Ambulans

-Daerah-170 views
Content Protection by DMCA.com

Laporan : Rusli Hamdani

Kab.Pandeglang, poskota.news – Kepala Desa , Kusnadi dan masyarakat Pasir Loa kampung Leuwi Waru desa Pasir Loa kecamatan Sindang Resmi, kabupaten Pandeglang provinsi Banten mengeluhkan fasilitas jalan yang rusak seperti layaknya jalan kerbau dan tidak adanya puskesmas serta mobil Ambulans, Rabu (12/01/2022).

Kepala Desa Pasir Loa baru terpilih 17 Oktober 2021 Kusnadi telah didatangi tim dari Lembaga Aliansi Indonesia (LAI) – Badan Penelitian Aset Negara (BPAN) DPD provinsi Banten beserta awak media poskota.news, maksud dan tujuannya melihat langsung keberadaan desa Pasir Loa kampung Leuwi Waru , kecamatan Sindang Resmi, kabupaten Pandeglang Propinsi Banten. Atas dasar laporan dari Kepala Desa dan masyarakatnya.

Tim Peneliti dari LAI- BPAN DPD Provinsi Banten terdiri dari Carman.S , Wirso dan Roy mendengarkan keluh kesah Kepala Desa dan masyarakat tentang tidak adanya puskesmas, mobil ambulans dan jalan yang rusak parah.

Dalam wawancara dengan awak media poskota.news, Kusnadi mengatakan jalan rusak sekitar minimal 7 km maksimalnya 8 km dari tahun 2016 jalan tersebut tidak tersentuh dan belum pernah di bangun , kami masyarakat Pasir Loa waktu itu pemerintahan desa Pasir Loa sangat-sangat tidak memikirkan apapun kebutuhan masyarakat , rasa sakitnya masyarakat sesuai dengan fasilitas yang ada tidak pernah dipikirkan oleh pemerintah desa sewaktu yang menjabat dari tahun 2015 sampai 2021.

“Ternyata itulah buktinya jalan desa Pasir Loa poros desa mulai dari kampung Pasir Loa, Leuwi Waru, Leuwi Howe, Sawera fasilitasnya sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat”, jelas Kusnadi.

“Dan ini adalah tanggung jawab pemerintah baik dari tingkat kabupaten maupun provinsi atau pusat karena kami sangat membutuhkan baik program , bantuan dari masing-masing pihak seperti PERKIM, PUPR untuk supaya ke depannya tolong diperhatikan desa Pasir Loa. Dan kami mohon apa yang dibutuhkan masyarakat desa untuk adanya kendaraan Ambulans desa , karena masyarakat ketika sakit atau melahirkan itu sampai digotong-gotong, ditandu karena mobil ambulan tidak ada , puskesmas juga tidak ada dan puskesmas jauh ada di kecamatan Sindang Resmi dari desa Pasir Loa berapa puluh kilometer, itupun jalannya sangat-sangat berlubang”, tegasnya.