Warga Desa Koper Cikande Ciptakan Mesin Cetak Bakso Secara Otomatis

-Berita-53 views
Content Protection by DMCA.com

Laporan: Rusli Hamdani

Kabupaten Serang – poskota.news – Ide cemerlang yang dilakukan Wawan untuk membantu perekonomian terutama para pedagang bakso yang biasa pembuatan bakso tersebut digiling ke pasar dan dicetak secara manual menggunakan tangan agar baso olahan para pedagang bisa menghasilkan bulatan yang sempurna.

Wawan yang selalu gemar berinovasi pada akhirnya tertuju untuk bisa membuat mesin cetak baso secara otomatis dan dengan daya listrik yang hemat, tekad dan modal pas pas an Wawan mencoba membuat mesin cetak tersebut sekedarnya dengan melihat contoh dari internet Wawan coba merancang dan melakukan pembuatan mesin tersebut sampai bisa terbentuk dan bisa dicoba dengan baik.

Wawan yang sebelumnya seorang pekerja teknik dan mencoba belajar mandiri untuk bisa melangsungkan hidupnya bersama keluarga yang dicintai, keinginan Wawan yang ingin berkarya untuk masyarakat luas dan keinginan membuat harum tanah kelahirannya dengan ide ide Wawan dan hal tersebut butuh dorongan dari aparat pemerintah agar ide kreatif yang sudah dibuat bisa sampe melejit dipasaran dan bisa bermitra dengan para usahawan.

Dengan hal tersebut harusnya pemerintah Kabupaten Serang provinsi Banten bangga bahwa ada putra daerah bisa menciptakan inovasi dan gagasan yang cemerlang sampai bisa membuahkan hasil yang sempurna, Wawan warga kampung Pompa rt 02 / 02 Desa Koper kecamatan Cikande kabupaten serang provinsi Banten.
Minggu, (12/12/2021) Pagi.

Wawan warga dari desa Koper sekaligus anak bangsa dari wilayah Kabupaten Serang ini ingin membuat kampungnya harum dimata masyarakat sekitar khususnya Kabupaten Serang yang mencoba membuat terobosan untuk banyak orang dan rumahnya pun dekat dengan hamparan pesawahan yang luas dan kali dari Cidurian Serang berbekal peralatan seadanya alat untuk pembuat perakitan mesin tersebut, Wawan menjelaskan pada awak media.

” Akibat situasi pademi akhirnya saya mencoba berpikir untuk menciptakan suatu inovatif agar perekonomian keluarga saya terus berjalan, saya coba berpikir untuk menciptakan yang orang lain sebelumnya tidak menciptakan, mencoba untuk buat inovasi yaitu pembuatan pembulat makanan yang bisa terbentuk bulat seperti bakso, onde, dan tahu bulat.

Dan sebelumnya memang basic saya teknisi saya pernah bekerja di Jakarta setelah keluar, saya mencoba untuk merakit mesin dari segi anggaran untuk coba membuat mesin tersebut sebelumnya tidak ada cuma kebetulan saya hubungi teman teman dan alhamdulilah ada teman yang mencoba untuk dibuatkan satu buah mesin pembulat dan dia berikan modal, alhamdullilah saya olah sampai bisa jadi seperti mesin tersebut, itu juga atas dukungan bapak Usep dari rt 02, binamas desa Koper yaitu bapak Ade dari polsek Cikande polres Kabupaten Serang, dan bapak Sana Jaya Kepala Desa Koper yang selalu mensuport dan memberikan pengarahan pengarahan secara moral dan moril karena keadaan, Mesin ini saya ciptakan dengan pemasangan dinamo yaitu dinamo servo tiga, gir bok dua, Gunanya untuk mengirit listrik dan juga dilengkapi sensor, sensor ini sangat akurat karena sensor ini sistem perintah untuk ke pemotong adonan jadi kalo adonan belum pas tidak bisa memotong, jadi sangat akurat.” ungkap Wawan.

News Feed