Vaksinasi Massal di BCS Cilegon, 1.500 Orang Berhasil Disuntik Vaksin Dosis Lengkap

Content Protection by DMCA.com

CILEGON,Poskota.news, – Program vaksinasi Covid 19 yang dilakukan Pemerintah Provinsi Banten terus digencarkan. Selain di lingkungan pemerintahan, vaksinasi juga digelar oleh organisasi, sekolah dan juga industri atau perusahaan swasta.

Seperti halnya program vaksinasi Covid 19 yang diselenggarakan di PT Buana Centra Swakarsa Logistics (BCS Logistics) di Kota Cilegon, Banten.

Di acara vaksinasi massal perusahaan ini, ada lebih dari 1.500 orang yang berhasil divaksin.

Pesertanya terdiri dari karyawan beserta keluarga, kemudian pelajar SMA/SMK se-Kota Cilegon dan masyarakat di sekitar perusahaan.

Vaksin pertama telah digelar 30 Agustus lalu, sedangkan vaksin Covid 19 untuk dosis kedua dilaksanakan Senin, 27 September 2021.

Dari total 1.573 peserta yang sudah disuntik dosis pertama, hanya 72 orang yang tidak dapat disuntik saat dosis kedua pada hari ini.

“Alhamdulillah, hari ini sudah selesai pelaksanaan vaksinasi dosis dua. Antusiasme masyarakat untuk divaksin cukup baik,” kata Ketua Tim Penanganan Covid 19 BCS Logistics, Ikhnaton, Senin, 27 September 2021.

Ikhnaton mengungkapkan, pada pelaksanaan vaksinasi pertama di BCS Logistics, tercatat sebanyak 1.673 orang yang mendaftar, sedangkan yang berhasil divaksin Covid 19 dosis pertama saat itu sebanyak 1.573 orang.

Kemudian pada penyuntikan vaksin dosis kedua hari ini, Senin, 27 September 2021, tercatat ada 1.501 orang yang tervaksin.

“Peserta yang tidak tervaksin sebagian besar karena faktor kondisi yang tidak memungkinkan pada saat pemeriksaan kesehatan, dan Alhamdulillah secara umum pelaksanaan vaksinasi di perusahaan kami berjalan lancar,” terangnya.

Ikhnaton juga memberi apresiasi kepada Dinas Kesehatan Provinsi Banten yang telah mengerahkan tim vaksinasi yang maksimal sehingga mampu menyuntikkan lebih dari 1.500 orang dalam waktu 8 jam.

Tim yang dikerahkan Dinkes Provinsi Banten yaitu sebanyak 54 orang yang terdiri dari petugas screening dan vaksinator.

Kemudian tim input data picare sebanyak 60 orang, serta tim logistik 18 orang.

Pelaksanaan vaksinasi massal inipun berjalan lancar, dimulai pukul 08.00 WIB dan selesai sekitar pukul 14.00 WIB.

“Peserta yang divaksin di BCS bukan hanya karyawan dan keluarga, tetapi pelajar SMA/SMK di Kota Cilegon, serta masyarakat di sekitar perusahaan,” ujarnya.

Ketua RW.07 Kelurahan Rawa Arum, Taufiq mengucapkan terima kasih kepada BCS Logistics yang telah mengikutsertakan masyarakat sekitar perusahaan untuk vaksin Covid 19.

“Warga saya banyak yang belum divaksin. Harus giliran menunggu vaksinasi di Puskesmas karena jumlah terbatas. Dengan adanya vaksinasi di BCS ini, jadi mempercepat, warga yang sudah divaksin bertambah,” ujarnya.

“Tak lupa kami juga ucapkan terima kasih kepada Wantimpres Bapak Mardiono, selaku pemilik perusahaan, ini sangat membantu masyarakat,” tuturnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo meminta Pemerintah Provinsi Banten, termasuk pemerintah kabupaten dan kota untuk menggenjot program vaksinasi Covid 19.

Hal itu disampaikan Presiden pada saat memberi pengarahan kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Banten di Aula Kantor Gubernur Banten, Selasa 21 September lalu.

“Vaksin sudah banyak di atas 30 persen, tetapi hati-hati masih ada yang di bawah 20, Pandeglang, Lebak, Kabupaten Serang, saya minta Pangdam, Kapolda, bantu 3 kabupaten ini untuk mengejar, paling tidak di atas 30 persen,” ujarnya.

Presiden juga menyoroti daerah yang menyetok dosis vaksin Covid 19 dan meminta agar dihabiskan.

“Jangan ada yang menyetok vaksin, karena stok saya lihat masih banyak sekali di kabupaten kota di Banten, jangan ada stok vaksin, begitu datang segera habiskan,” pintanya.

Sementara itu, berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi Banten, pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Banten saat ini telah menjangkau sebanyak 3,6 juta lebih sasaran atau 39,56% telah divaksinasi dosis pertama.

Sementara untuk vaksin Covid 19 dosis kedua tercatat sebanyak 2 juta atau 20,55% masyarakat Banten yang tervaksin.