Tiga orang Warga Desa Batu kuning diamankan Saat sedang Memutas Ikan

Content Protection by DMCA.com

Laporan : Budi utomo

OKU (Sumsel),Poskota.news,- Tiga orang warga batu kuning kecamatan Baturaja barat diamankan warga desa pusar kecamatan Baturaja barat kab Oku saat sedang melakukan Pemutasan ikan di sungai Ogan pusar Baturaja Minggu 12/09/2021 pukul 09.00 wib

Ketiga warga batu kuning yang diamankan oleh warga pusar masing-masing bernama, Marta,Guntur,Kelpin yang diserahkan warga kepada kepala desa pusar

Awalnya ketiga pelaku,mencari ikan disekitar area sungai Ogan pusar dengan menggunakan bahan kimia seperti diduga Diodan,dan akodan dicampur dengan mie instan.

Pelaku saat diamankan oleh Kadus 02 desa pusar Julian Fajri

Berdasarkan keterangan dari warga pusar bernama Julian Fajri selaku kepala dusun 02 desa pusar mengatakan,saat dirinya hendak pergi kesungai Ogan melihat 3 orang yang sedang mencari ikan di sekitar simpang 3 desa pusar belakang rumah kedai cadul sampai dekat RBM dengan memakai mie instan yang sudah dicampur bahan kimia racun ikan karna dipermukaan sungai terlihat ikan sudah ada yang mati

“Jadi dengan adanya hal tersebut Julian mengajak warga untuk mengamankan 3 orang yang sedang mengambil ikan disekitar sungai Ogan desa pusar,”jelasnya

Setelah itu, kepala desa pusar zainudin memanggil perangkat desa ketua BPD Garsubi dan warga desa pusar untuk menindak lanjuti peristiwa tersebut,karena ini sangat sering terjadi dan sangat membahayakan masyarakat desa pusar yang selalu menggunakan air sungai Ogan sebagai kebutuhan sehari-hari”ungkapnya.

Barang bukti yang digunakan

Setelah petugas Polsek Baturaja mengetahui informasi langsung menuju ke rumah kepala desa pusar, dari hasil kesepakatan masyarakat desa pusar ketiga orang pelaku dibawa ke Polsek Baturaja barat dan dikawal oleh masyarakat desa pusar dan keluarga pelaku untuk dilakukan introgasi

Sampai berita ini diturunkan pantauan dari wartawan poskota net ketiga pelaku dan barang bukti dibawa oleh petugas Polsek untuk proses lebih lanjut,dan kepala dinas perikanan kab Oku Ir, Tri aprianingsih melalui telphon seluler

saat dibincangi ketua BPD desa pusar menjelaskan bahwa pihak nya sangat berharap agar pelaku diproses hukum karena perbuatan nya sangat membahayakan masyarakat,selain itu merusak ekosistem dan melanggar undang undang nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan merujuk pasal 84 penangkapan ikan dengan menggunakan bahan berbahaya, ancaman pidana 6 tahun denda 1,2 miliyar

Publish : Fera