Tidak Membayar Gaji Sesuai UMP, RS Ibu dan Anak di Permasalahkan

-Kriminal-374 views
Content Protection by DMCA.com

Laporan : Budi Utomo

OKU,poskota – Rumah sakit ibu dan anak amannah yang beralamat Dr.Muh Hatta no 877 Baturaja Oku yang mulai beroperasi ditahun 2010 sampai dengan 2021 ternyata dalam memberikan hak gaji kepada 22 orang pekerjanya dimasing-masing unit sangat bertentangan dengan aturan pemerintah yang mengacu pada ketentuan penetapan Upah minimum provinsi (UMP)

Pasalnya sudah sangat jelas bagi perusahaan yang berbadan hukum atau lebih dari memperkerjakan 10 orang pekerja wajib membayar upah sesuai dengan ketetapan UMP, yang mengacu pada ketentuan undang-undang no 13 tahun 2003

Berdasarkan keterangan narasumber media ini yang tidak mau disebut, bahwa sejak kami mulai bekerja di rumah sakit ibu dan anak Amannah Baturaja Oku dengan masa kerja yang berbeda dalam penerimaan insentif juga berbeda-beda ada yang menerima hanya Rp.800.000 dan ada juga sebesar Rp.1.000.000/bulan.

Wartawan poskota hari Senin tanggal 17 mei 2021 mengkonfirmasi pemilik RSIA Amannah dr Hafis Usman melalui bagian pengawas pegawai RSIA Amannah Umar mengatakan bahwa sejak berdirinya RSIA tahun 2010 mengenai pegawai itu status nya tidak ada kontrak dan tidak ada pegawai tetap, jadi pegawai RSIA hanya membuat permohonan lamaran kerja saja,menyangkut soal besaran insentif tergantung dari kondisi keuangan rumah sakit ibu dan anak Amannah,

Umar menambahkan ditengah pandemi covid – 19 ini tentunya pemasukan keuangan RSIA Amannah sangat menurun sehingga managemen hanya membayar insentif sebesar Rp.1.000.000 setiap pegawai, karena untuk menghindari Terjadinya putus hubungan kerja (PHK) tegasnya

Hasil konfirmasi wartawan poskota kepada kepala dinas tenaga kerja Oku melalui Kabid Hubungan industrial (HI) Ivan Saputra SH, menjelaskan kalau memang pihak rumah sakit ibu dan anak Amannah hanya membayar gaji pegawainya hanya sebesar Rp 1.000.000/ bulan itu sudah menyalahi aturan pemerintah dan tidak sesuai dengan ketentuan UMP, dan tentunya ini perlu kita sampaikan, dan apabila pegawai RSIA Amannah ingin melayangkan surat kepada kami dalam hal ini dinas tenaga kerja kami sangat terbuka dan akan memanggil pihak managemen RSIA Amannah ungkap Ivan

Wartawan poskota juga mengkonfirmasi bagian pengawasan ketenagakerjaan provinsi Edi Agustiawan SH, diruang kerjanya Senin 17 mei 2021,menyampaikan pada wartawan poskota saat ditanya menyangkut tentang wajib lapor ketenagakerjaan RSIA amanah kedinas tenaga kerja kab Oku apakah pernah dilakukan oleh pihak managemen RSIA amanah sejak berdirinya mulai tahun 2010 sampai tahun 2021 ini,Edi Agustiawan menjawab tidak pernah ada laporan dari pihak RSIA amanah menyangkut ketenagakerjaan tersebut.

Menurut Edi seharusnya ini wajib dilakukan oleh pihak managemen RSIA amanah karena sudah diatur dalam undang-undang no 7 tahun 1981,dan mengenai besaran gaji itu sudah ketentuan pemerintah berdasarkan UMP, dan wajib pihak managemen RSIA Amannah untuk mematuhi peraturan dan undang-undang ketenagakerjaan no 13 tahun 2003

News Feed