Proyek Paving Block Di Desa Rawaboni, Diduga Proyek Siluman

-Berita-177 views
Content Protection by DMCA.com

Laporan : Amir Hidayat

TANGERANG,poskota – Proyek pekerjaan paving block yang berlokasi di Kp Bambu Baru RT 012/03, Desa Rawaboni, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Proyek paving block yang sedang dibangun dari anggaran Pagu Dewan, menuai tanda tanya. Diduga menghabiskan anggaran hingga mencapai puluhan juta rupiah. Parahnya lagi, dilokasi pekerjaan paving block tersebut, tidak adanya papan kegiatan proyek yang terpasang. Sabtu (01/05/2021).

“Pekerjaan paving block panjangnya sekira 190 meter dan lebar 150 cm, kalau soal papan proyek coba tanya saja fahmil,” ucap Bucek saat dikonfirmasi Poskota.net dilokasi.

Saat diwawancarai Soni SP selaku LBH PMBI (Pengawal Masyarakat Banten Indonesia) mengatakan kontraktor melakukan tindakan yang diduga kuat melanggar Undang – Undang No 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP). Perihal dalam KIP sudah jelas merupakan hak setiap warga negara untuk mendapat serta memperoleh informasi publik berdasarkan asas keterbukaan.

“Tanpa memasang papan nama proyek terkesan sudah mengabaikan Undang – Undang KIP dan merupakan tindakan yang sangat tidak layak terlebih ketika melaksanakan kegiatan proyek yang bersumber dari anggaran Pemerintah Pusat dalam bentuk APBN maupun dari Pemerintah Daerah dalam bentuk APBD,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Soni mengatakan dengan adanya suatu proyek bangunan yang dalam melaksanakan kegiatan tanpa memasang papan nama proyek maka tidak menutup kemungkinan anggapan warga masyarakat diduga bahwa telah terjadi penyimpangan dana, karena anggaran untuk memasang papan nama proyek selalu ada dalam kontrak manapun.

“Pelaksanaan Perpres Nomor 54 Tahun 2010 dan Nomor 70 Tahun 2012 , yang mengatur setiap pekerjaan bangunan fisik yang dibiayai negara wajib memasang papan nama proyek dan memuat jenis kegiatan, lokasi proyek, nomor kontrak, waktu pelaksanaan proyek, kontraktor pelaksana serta nilai kontrak dan jangka waktu pengerjaannya tak berlaku diwilayah Kecamatan Pakuhaji,” tegas Soni Kepada Poskota.net, Sabtu (01/05/2021).

News Feed