Pro Kontra Unpam Serang, Rektor : Ingin Cerdaskan Anak Bangsa

-Daerah-220 views
Content Protection by DMCA.com

Laporan: Aries Sundoro

SERANG,poskota – Berdirinya Universitas Sutomo yang beralamat di Jalan Raya Serang Walantaka Kota Serang Banten, menimbulkan Pro dan kontra. Pasalnya Universitas yang masih satu naungan dengan manajemen Universitas Pamulang dibawah manajemen Yayasan Sasmita Jaya, di protes Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang ada di Kota Serang, tergabung dalam Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Aptisi Banten), dianggap menerapkan tarif biaya pendidikan paling murah, yakni Rp 150 ribu untuk setiap mahasiswa perbulannya dan tidak ada biaya lain yang dibebankan.

Ketika dikonfirmasi, Selasa (16/03/2021) terkait hal itu, Rektor Universitas Pamulang Dr.E Nurzaman AM, MM, M.Si, melalui pesan singkatnya mengatakan kepada Poskota, ” Kami berniat baik, mau berkontribusi memberi kesempatan pendidikan tinggi yang terjangkau, agar dapat meningkatkan pengetahuan dan skill generasi muda, untuk bekal hidupnya yang lebih baik. Bahwa ada yang tidak setuju dengan biaya murah, itu sah sah saja, sesuai dengan haknya.”

“Intinya kami ingin mencerdaskan anak bangsa dengan biaya murah dan terjangkau oleh masyarakat, serta tetap meningkatkan kualitas yang tidak kalah bersaing, dengan kampus lain”, ucapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Himpunan Mahasiswa Islam Serang, melalui Pers Rilis yang ditanda tangani oleh M.Taufiq Solehudin Ketua Bidang, “Menolak Upaya Penghambatan Akses Pendidikan Tinggi”.

Dalam Petisinya HMI Serang, dengan tegas : 1). Mengecam tindakan yang dilakukan oleh Aptisi Banten yang berupa menjegal berdirinya Unpam dikota Serang.

2). Berdasarkan data BPS, angka partisipasi kasar (APK) Perguruan Tinggi di Banten, setiap tahunnya mengalami penurunan.

3). Penurunan APK di Provinsi Banten di yakini karena mahalnya biaya Pendidikan Tinggi menjadi salah satu faktor penyebabnya.

4). Kami memaklumi ketakutan dari pemilik dan Pimpinan PTS di Banten dengan kehadiran Unpam dikota Serang, namun jangan sampai ketakutan tersebut, menghilangkan kesempatan masyarakat Banten untuk mengakses Pendidikan Tinggi yang terjangkau.

5). Meminta Walikota Serang, agar tidak terlibat dalam upaya mempersempit keteraksesan Pendidikan Tinggi, dan tetap berkomitmen dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia di kota Serang, jika memungkinkan siapkan anggaran bea siswa Perguruan Tinggi bagi masyarakat Kota Serang.

Ketua Aptisi Pusat Dr.Budi Jatmiko M.Si, ketika di konfirmasi Poskota mengatakan, “Akan memanggil Perguruan Tinggi Swasta yang ada di Banten beserta Universitas Pamulang untuk duduk bareng memecahkan permasalahan ini, agar tidak berlarut larut”, ujarnya.

“Perguruan Tinggi Swasta ini masih berada di bawah naungan saya, untuk itu saya meminta semua pihak menahan diri dan akan saya panggil untuk duduk bareng mencari solusi.”

Ditempat terpisah Ketua LL Dikti Wilayah IV, Prof.Uman Suherman kepada Poskota mengatakan, “Prihatin atas polemik yang terjadi di Perguruan Tinggi Swasta Banten.”

“kalau urusan biaya kuliah sepenuhnya wewenang kampus yang bersangkutan, LL Dikti tidak punya kewenangan akan hal itu”, Pungkasnya.

News Feed