Polrestro JakPus Tetapkan 3 Tersangka Kasus Pembakaran Pos Pol

Content Protection by DMCA.com

JAKARTA, POSKOTANEWS – Polres Metro Jakarta Pusat menetapkan 3 (tiga) orang sebagai tersangka atas kasus pembakaran pos polisi (pospol) Pejompongan, Jakarta Pusat, saat terjadinya rusuh aksi pada hari Senin (11/4/2022).

Hal tersebut disampaikan Wakapolres Metro Jakarta Pusat  AKBP Setyo K Heriyatno saat jumpa pers di Polres Metro Jakarta Pusat, Selasa (12/4/2022).

“Satu dari tiga orang yang diamankan masih di bawah umur dan dua lainnya sudah masuk kategori dewasa, pelaku di bawah umur berinisial AF (17) masih bersekolah kelas 12 SMK,” kata AKBP Setyo.

“Tersangka kedua berinisial RS (22) sudah bekerja di salah satu perusahaan dan ketiga berinisial RE (19) pemuda putus sekolah, Ketiganya ini dari satu kota yaitu kota Bekasi dan mereka saling kenal satu sama lain,” tegasnya AKBP Setyo.

AKBP Setyo melanjutkannya, ketiganya sudah mempersiapkan diri untuk melakukan pembakaran terhadap pos polisi (pospol) saat  massa dipukul mundur.

Pos polisi (pospol) Pejompongan dibakar dengan bom molotov, botol berisi bahan bakar minyak itu diberikan sumbu kemudian dibakar dan dilemparkan ke pos polisi Pejompongan, Jakarta Pusat.

“Ketiganya melakukan pembakaran terhadap pos polisi tersebut,” jelas AKBP Setyo.

AKBP Setyo menambahkan, usai peristiwa itu pihaknya mengumpulkan sejumlah bukti guna menangkap pelaku pembakaran pos polisi (pospol) Pejompongan.

“Misalnya botol molotov yang digunakan pelaku, kedua rekaman CCTV dan ketiga adalah patroli siber sosial media,” terangnya Wakapolres Metro Jakarta Pusat  AKBP Setyo K Heriyatno.

Ketiga tersangka dikenakan Pasal 187 KUHP tentang pembakaran ancaman kurungan penjara lima tahun. (Aries/Suisman/Imam)

News Feed