Pelaksanaan Vaksin Lansia Tahap 2 Di Wilayah RW 12 kelurahan GroGol Selatan

-Berita-171 views
Content Protection by DMCA.com

Laporan Teny Rustini

JAKARTA,poskota – Dokter Gigi Dewi Napitupulu, mengatakan ini vaksin tahap 2 yang di lakukan warga RW 12 dan RW 13, masyarakat banyak yang antusias mengikuti vaksin lansia ini.

Dikatakannya dalam vajsin kedua ini masih ada juga yang tidak bisa datang karna dalam kondisi sakit, ada kreterianya mengikuti vaksin ini, tdk boleh dalam keadaan batuk, pilek, panas, atau diare, dan sebelum vaksin kita para petugas kesehatan akan mengecek si pasien terlebih dahulu, dengan mengecek tensi, dan dokter yang menentukan lansianya layak vaksin apa tidak, dengan keteria keteria yang ada.

Kalau dokter merasa si pasien tidak layak mengikuti vaksin hari ini, bisa kita tunda, dan ada beberapa tahapannya, pertama periksa tensi darah, skrining kesehatan oleh dokter, kemudian di vaksin.

Setelah itu dilakukan observasi selama 30 menit untuk memantau apakah setelah vaksin ada keluhan. Setelah pasien tidak ada keluhan baru kita persilahkan untuk istirahat dirumah.

Tapi Alhamdulillah selama ini tidak ada keluhan yang memberatkan, paling mereka cuma bilang, terasa agak pegal, hawanya ngantuk, atau maunya ngemil terus, ini saya anggap masih wajar.

Asep Saiful Bahri selaku ketua RW 12, mengatakan dirinya sangat antusias mebgijuti vaksin ke dua. Warga lansia sangat banyak yang mengikuti vaksin Covid 19 ini, ini kita lokasikan di SDN 17 pagi Grogol Selatan. Kita mulai dari jam 08.00 Wib sampe jam 11.00 Wib.

“Dan kita di bantu oleh para Dasawisma Rw 12 dan Dasawisma Rw 13. Dengan sistem menjemput bola, jadi bila lansia tidak bisa datang, kita akan membantu menjemput dan menganter pulang lansia itu kerumahnya lagi,” ungkapnya.

Ditambahkannya pihaknya melakukan, cara menjemput bola baru diadakan di wilayah Grogol selatan. Ini supaya masyarakat yg masih awam atau kurang mengerti akan vaksin ini bisa mengetahui akan pentingnya vaksin covid 19 ini.

“Karena mereka merasa takut dengan pemberitaan di medsos yang tidak bisa di pertanggung jawabkan. Nah kita selaku ketua RW, RT, para petugas kesehatan, kader Dasawisma untuk membantu menerangkan pentingnya vaksin Covid 19 untuk masyarakat, khususnya Lansia,” tegasnya.

Sementara salahsatu  Pasien mengungkapkan yang sudah di Vaksin, Dr. Saurmaida Gultom, M.Pd. Kepala Sekolah SMPN 153 Grogol Selatan, setelah di vaksin ke 2 ini, cuma agak berasa pegal, waktu yang tahap 1, merasakan demam dan berasa ngilu,

“karna saya punya penyakit hipertensi, tapi sebelum di vaksin kita kan melewati beberapa tahapan pemeriksaan, kalau misalkan dokter bilang ditunda atau tidak boleh mengikuti vaksin ini,” paparnya.

Unruk itu, denga. aturan terswbut, dirinya menurutinya, tapi sewaktu vaksin tahap 1 saya merasakan demam, Dirinya mengakui menelfon dokter puskesmas untuk konsultasi, dan dirinya di suruh minum parasetamol, dan hasilnya demam saya turun.

” Saya mengucapkan terimakasih untuk team kesehatan dan para aparat pemerintah khususnya Kelurahan Grogol selatan dan RW, RT setempat telah menyediakan tempat ini, jadi masyarakat bisa terbantu diselenggaranya vaksin Covid 19 ini, semoga kita semua terbebas dari virus Covid 19, dan bisa beraktifitas seperti dulu lagi,” tandasnya.

News Feed