Masyarakat Kaget Tagihan Air Naik, Begini Penjelasan PDAM TKR

-Berita-169 views
Content Protection by DMCA.com

Laporan : Aries Sundoro

TANGERANG, poskota – Masyarakat di wilayah Kota dan Kabupaten Tangerang kaget, akibat adanya kenaikan tagihan pembayaran air yang melonjak lebih dari 100 persen. Hal ini membuat warga mengeluh dan kecewa, seperti yang disampaikan salah seorang warga bernama Mustaring yang beralamat di Villa Tangerang Indah GB 01 03 Kelurahan Gebang Raya Kecamatan Periuk Kota Tangerang.

“Sejak covid petugas PDAM TKR tidak turun kelapangan untuk mengecek langsung meteran warga, jadi petugas maen tembak aja, biasanya saya bayar air perbulan 80 ribu rupiah, sejak covid naik jadi 500 ribu rupiah, ini kenaikankan jauh sekali lebih 100 pesen, hampir 6 kali lipat, saya benar benar kecewa atas pelayanan PDAM TKR, disaat kita susah karena covid seenaknya menaikan tarif”, ucapnya.

Masih dikatakan Mustaring, banyak warga yang mengeluh dan kecewa, kalau kita berani komplain ke kantor PDAM TKR dan marah marah baru dikasih penurunan harga.

“Bulan ini tagihan saya 500 ribu biasanya cuma 80 ribu, karena saya marah marah di kantor PDAM TKR baru diturunin jadi bayar 300 ribu, ini pun masih tinggi”, ujarnya.

“Pelanggan sudah dirugikan, apa ada korupsi berjamaah nii”, keluhnya.

Ketika dikonfirmasi terkait keluhan warga, Kepala Bidang Humas Perusahaan Air Minum Daerah Tirta Kerta Raharja (PDAM TKR) Ahmad Rizal, mengatakan kepada awak media, Rabu (24/03/2021), “Kenaikan tersebut sebenarnya sesuai dengan kondisi pemakaian air yang tertera pada meteran air di masing masing pelanggan.

Pada bulan Januari 2021 kami melakukan pencatatan secara manual pada masing masing meteran pelanggan, setelah 10 bulan tidak dilakukan karena faktor pandemi covid 19”, ungkapnya.

Sejak pandemi sesuai dengan kebijakan pemerintah daerah, tidak dilakukan pencatatan secara manual, tetapi tagihan dihitung dari rata rata pemakaian selama tiga bulan terakhir.

Masih dikatakan Rizal, “Kenaikan tagihan pemakaian air oleh pelanggan dikarenakan hasil pencatatan manual di bulan Januari 2021 menemukan adanya kelebihan pemakaian air oleh pelanggan, dibandingkan dari tagihan yang dihitung berdasarkan rata rata pemakaian selama tiga bulan terakhir. Sehingga kekurangan tagihan tersebut terakumulasi pada catatan meter dibulan Januari yang membuat tagihan melonjak.

Pemakaian air dirumah pelanggan meningkat seiring keluarnya kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) oleh pemerintah daerah, sehingga aktifitas dirumah pun meningkat yang berdampak pada peningkatan penggunaan air.

Untuk mengatasi keluhan pelanggan terkait kenaikan tagihan, pihak manajemen PDAM TKR akan memberikan kebijakan untuk meringankan beban pelanggan terlebih saat ini ditengah pandemi, kebijakan dapat dicicil.

Namun dalam upaya meningkatkan pelayanan pelanggan, PDAM TKR telah mengeluarkan aplikasi SIMPEL TKR dapat diunduh di google play store dan app store.
Dengan aplikasi SIMPEL TKR, pelanggan dapat mengetahui informasi tagihan, informasi pemakaian air, daftar pasang baru, pengaduan layanan, lapor meter mandiri, serta pembayaran secara online.

Rizal mengajak pelanggan agar aktif melakukan lapor mandiri melalui aplikasi SIMPEL TKR atau melalui nomor whatsapp yang telah disediakan , sehingga tidak terjadi lagi taksiran kira kira angka meter pada bulan bulan berikut,” tandasnya.

News Feed