Ketua DPC MAPAN-RI Labuhanbatu: Pasangan ERA Pemimpin Dan Harapan Baru Labuhanbatu

Content Protection by DMCA.com

Laporan: Bambang Susanto

LABUHAN BATU,Poskota.news,-Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu terpilih hasil pilkada serentak Tahun 2020 resmi dilantik pada hari ini, Senin 13 September 2021, Pukul 10.00 Wib s/d Selesai bertempat dikantor gubernur Sumatra Utara, tepatnya digedung Aula Tengku Rizal Nurdin di jalan Jend. Sudirman No-41, Medan oleh Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi.

Mengingat pandemi Covid-19 dan menjalankan prokes secara ketat, pelantikan hanya boleh dihadiri keluarga terdekat dan pihak-pihak terkait, namun acara pelantikan juga bisa disaksikan lewat daring.

Setelah penantian panjang, dengan dilantiknya pasangan Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu terpilih dr. H. Erik Adtrada Ritonga, M.KM dan Hj. Eliya Rosa Siregar S.Pd, MM akhirnya Labuhanbatu memiliki sosok pemimpin yang dinantikan dan diharapkan memberikan perubahan yang baik bagi Labuhanbatu kedepan.

Labuhanbatu saat ini memiliki banyak persoalan serius, seperti penumpukan sampah dimana-mana, Lampu jalan padam, banjir sering terjadi terlebih saat sekarang musim hujan.

Selain itu, Labuhanbatu juga banyak diterpa berita miring terkait maraknya peredaran Narkotika jenis sabu-sabu dan persoalan sosial kemasyarakatan lainnya.

Ketua DPC MAPAN RI Labuhanbatu JB Gultom mengutarakan harapannya untuk Bupati dan Wakil Bupati yang baru, agar usai pelantikan dapat menjalankan program Bolo Labuhanbatu untuk mengatasi persoalan tersebut.

“Pertama-tama, saya ucapakan selamat dan sukses atas pelantikan “ERA” dr. H. Erik Atrada Ritonga, M.KM dan Hj. Eliya Rosa Siregar S.Pd, MM, sebagai Bupati dan Wakil Bupati Labuhanbatu hingga 2024, semoga amanah dan dapat menjalankan visi misinya untuk Bolo Labuhanbatu”. Ujarnya.

Ditambahkan JB Gultom, Labuhanbatu telah memiliki pemimpin baru dengan harapan yang baru, namun mengingat waktu yang singkat dengan segala persoalan yang menumpuk, Bupati dan Wakil Bupati diharapkan mengutamakan program-program prioritas dan mendesak.

“Tentu tidak Fair jika kita menuntut semua persoalan yang dimiliki Labuhanbatu sekarang ini harus terselesaikan semua dengan waktu yang singkat, beliau (Bupati) juga manusia bukan malaikat, hanya yang bisa kita dorong agar program-program prioritas dan mendesak diutamakan”, pungkasnya.

Publish : Fera