Kasus Tenggelamnya Bocah SD Di Wahana Permainan Waterboom Kini Ditangani Polres Lahat

-Kriminal-144 views
Content Protection by DMCA.com

 

Laporan : Bambang Demis

LAHAT,poskota – Waterboom milik seorang pengusaha Lahat, inisial NV, sebelumnya Waterboom ini sempat ditutup, dikarenakan pernah terjadi hal yang serupa, Seharusnya, owner pemilik waterboom tersebut, menyiapkan dan menempatkan beberapa orang pengawas yang profesional ahli renang

Agar para pengunjung yang bermain di arena Waterboom bisa diantisipasi apabila adanya kejadian yang tidak diinginkan seperti yang dialami salah satu pengunjung Waterboom seorang pelajar hingga merenggut nyawa,

Seperti yang dialami salah satu pelajar Klas 3 SD Negeri Di Lahat inisial (ADA) diduga ia tenggelam hingga meregang nyawa setelah mendapatkan perawatan di RSUD Lahat,

Peristiwa kejadian ini diduga korban tenggelam dan kehabisan nafas saat bermain di Wahana Alam Waterboom hingga nyawanya tidak tertolong,

Korban bernama ADA (10 tahun) pelajar kelas III SD warga Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat. Peristiwa tenggelamnya korban masih didalami oleh pihak Polres Lahat.

Peristiwa kejadian pada Sabtu (15/5 /2021)sekitar pukul 17.00 WIB, korban bermain bersama temannya di wahana alam Waterboom dkorban bermain di kolam dewasa diduga korban tidak bisa berenang sehingga tenggelam dikarenakan kehabisan nafas sehingga nyawanya tidak bisa tertolong.

“Benar, kejadian sekira jam 17.00 WIB, salah satu pengunjung Waterboom Lahat berteriak ada yang tenggelam. Kemudian, petugas kolam Waterboom segera mengangkat korban yang tenggelam (AMA) dan saat itu juga langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lahat,” ungkap Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono S.Ik didampingi Kasat Reskrim Polres Lahat AKP Kurniawan H Burmawi S.Ik melalui Kasubag Humas Polres Lahat IPTU Hidayat, disampaikan PAUR Humas Polres Lahat AIPTU Liespono SH, pada Sabtu (15/05/2021) kemarin.kepada Awak media

” Lebih lanjut meninggalnya seorang anak pelajar kelas 3 Sekolah Dasar (SD) disalah satu Kabupaten Lahat dijelaskan Liespono, berawal korban berjenis kelamin laki laki ini, sedang asyik berenang di Wahana Alam Waterboom Lahat sekira jam 16.30 WIB bersama teman temannya.

“Tanpa disadari, saat asyik berenang korban melaju kekolam renang anak dewasa, dan langsung tenggelam, salah satu pengunjung Waterboom Lahat berteriak mengatakan ada yang tenggelam kemudian petugas kolam Waterboom segera mengangkat korban tengelam dan membawanya ke RSUD Lahat,” terangnya

“Namun, disayangkan ditegaskan PAUR Humas Polres Lahat, korban sesampai di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Lahat, petugas IGD RSUD Lahat memberikan bantuan pernapasan dengan Oksigen, sekitar 15 menit lamanya, tapi bantuan pernapasan petugas RSUD Lahat korban dinyatakan telah meninggal dunia.

Menurut Liespono, sedangkan teman korban bernama Randi (10) seorang pelajar kelas IV warga Desa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan menerangkan, pada Sabtu (15/05/2021) sekira pukul 16.30 WIB saksi bersama korban ke Wahana Alam Waterboom Lahat.

Lantas sesampai di kolam saksi berenang dikolam anak anak dan saksi tidak melihat korban. Dikarenakan, korban langsung berenang kekolam Dewasa, dan diketahui setelah mendengar teriakan adanya korban tenggelam.

“Lalu, si saksi mendekati kolam adanya orang tenggelam tersebut. Nah, saat saksi melihat ternyata benar korban adalah temannya, pungkas Liespono, seraya menambahakan, kini jenazah telah dibawa pihak keluarga ke Rumah Duka didesa Tanjung Payang Kecamatan Lahat Selatan, Kabupaten Lahat.

Untuk langkah langkah yang diambil petugas Identifikasi Polres Lahat sambung Liespono, mendatangi TKP, mengamankan TKP, memintak keterangan saksi saksi di TKP penggelolaan Waterboom.

“Saat ini, kasus tenggelamnya seorang siswa kelas III SD di salah satu sekolahan di Kabupaten Lahat masih didalami oleh petugas Polres Lahat, diduga ada kelalaian hingga, dan berujung korban meninggal dunia ,” tutup Liespono.

News Feed