DPP MAPAN RI Gerakkan DPD Hingga DPC Untuk Perangi Narkoba 

-Daerah-106 views
Content Protection by DMCA.com

Laporan: JB Gultom

LABUHANBATU,Poskota.news,-Dewan Pimpinan Pusat (DPP) MAPAN RI instruksikan tiap-tiap DPD dan DPC yang ada didaerah untuk terus bergerak bertindak secara konsisten dalam memerangi peredaran narkotika di Indonesia tak terkecuali dikota-kota kecil atau daerah kabupaten/kota.

Instruksi tersebut disampaikan Ketua Umum Dr. H. Dedi Iskandar Batubara S.Sos, SH, MSP kepada pengurus-pengurus DPD dan DPC Se-Indonesia melalui Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP MAPAN RI Andy P. Nainggolan ST di Medan, Rabu (04/08/2021).

Menurut Andy, peredaran Narkoba di Indonesia masih terjadi secara masif bahkan didaerah seperti Sumatera Utara merupakan pengkonsumsi narkoba aktif terbesar dibandingkan provinsi lain.

“Instruksi Ketum Dr. H. Dedi Iskandar Batubara, S.Sos, SH, MSP harus kita tindaklanjuti, sebab di Indonesia saat ini khususnya Sumatera Utara sudah menjadi pengkonsumsi narkoba aktif terbesar dibandingkan provinsi lain, angkanya sudah mencapai 1.7 juta jiwa. Sebenarnya kita sudah darurat narkoba, untuk itu kita nyatakan perang terhadap narkoba”, terangnya.

Dalam memerangi dan menekan laju peningkatan perederan narkoba di Sumatera Utara dijelaskan Andy, DPP akan mengambil langkah-langkah konkrit termasuk untuk meningkatkan koordinasi dengan pengurus-pengurus didaerah.

“Koordinasi akan kita tingkatkan dengan pengurus-pengurus didaerah dan daerah yang belum mempunyai pengurus akan kita segerakan untuk dibentuk, agar nantinya dapat bersinergi dengan instansi yang ada seperti BNND, TNI-Polri dan instansi lainnya’, jelas Andy.

Ditambahkan Andi jika Sumatera Utara mendapatkan Atensi khusus bagi DPP MAPAN RI, laju peningkatan pemakai narkoba di Sumatera Utara sudah sangat memprihatinkan dan perlu ditindaklanjuti secara serius.

“Kami dari DPP MAPAN RI memberikan perhatian khusus untuk Sumatera Utara, karena peredarannya (narkoba) secara masif, sehingga laju pertumbuhan pemakai aktif terus meningkat”, jelasnya lagi.

“Makanya kedepan bagi daerah yang belum terbentuk kepengurusan akan terus kita dorong, misalnya saja di Labuhanbatu juga merupakan daerah Kabupaten yang kita pantau, dan akan segera kita bentuk dan Lantik tanpa menunggu waktu lama lagi”, imbuhnya.

Untuk diketahui kasus penyalahgunaan narkotika di provinsi Sumatera Utara sudah tertinggi dibanding provinsi lain. Sumatera Utara sudah darurat narkoba, hal ini selalu diungkapkan KapoldaSU Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak dalam tiap kesempatan seperti pers release penangkapan narkoba yang dipimpinnya.

Pemerintah pusat melalui inpres Nomor 2 Tahun 2020 yang merupakan kelanjutan dari Inpres No.6 Tahun 2018 tentang Rencana Aksi P4GN, yang mewajibkan seluruh Kementerian/Lembaga untuk ikut mendukung upaya P4GN tersebut.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia selaku garda terdepan dalam upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Indonesia perlu mendapatkan dukungan dari masyarakat untuk membantu dan mendukung BNN dalam upaya memutus rantai peredaran gelap narkotika demi generasi muda Indonesia.

Publish : Fera

News Feed