Ditanya Masalah Kerumulan 1000 Massa Saat Aksi Dukung Palestina, Wakil Ketua DPRD Turidi Kok Bungkam??

-Nasional-84 views
Content Protection by DMCA.com

Laporan ; Erwin Silitonga

TANGERANG,poskota – Terkait keremulan massa hingga 1000 orang uang dilakukan oleh wakil Ketua DPRD Kota Tangerang dari fraksi Gerindra Turidi Susanto, saat aksi dukungan terhadap Palestina, Kamis (20/5/2021) lalu, sangat miris, dimana media Poskota.News ingin konfirmasi, kayak anti dengan media tersebut.

Padahal aksi yang dilakukan fraksi Gerindra tersebut sangat di sesali warga, karena menghantarkan kerumulan, di situasi Covid 19 yang melanda bangsa Indonesia ini. Dikatakan sebagai wakil ketua DPRD Kota Tangerang, Turidi harusnya menjaga keamanan untuk memutar mata rantai Covid 19, bukan sebagai contoh untuk pemyebaran penyakit yang mematikan ini.

“Kami ingin tahu apa komentar dari wakil.ketua DPRD tersebut, kami sebagai warga harus membantu program.pemerintah untuk memutus mara rantai Covid19, kok wakil ketua DPRD malah tidak peduli,” ucap warga Kota Tangerang yang tidak ingin disebut namanya ini.

Dengan adanya keluhan masyarakat media online Poskota.News mencoba menghubungi Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto melalui nomor Whatsapp (WA), namun yang bersangkutan tidak menjawab seolah-olah tidak ingin betrkomentar masalah keluhan masyarakat.

“Sebagai wakil ketua DPRD seharusnya pekak terhadap keluhan masyarakat, ini malah sebaliknya, tidak ingin tahu apa yang dikeluhkan masyarakat tersebut,” terang Erwin Silitonga Pimpinan Redaksi Poskota.News.

Sementara ketua Jaringan Banten bersatu (JBB) Amir Hidayat mengatakan sangat menyesali perbuatan wakil ketua DPRD Kota Tangerang yang tidak peduli kesehatan warga Kota Tangerang sendiri. Pasalnya dengan melakukan aksi mendukung Palestina dengan brorasi, sama saya mengundang keramain publik, sehingga melanggar prokes Kesehatan yang dibuat pemerintah Pusat atau peraturan presiden Joko Wododo (Jokowi).

“Ini harus dilaporkan, ke pemerintah Pusat. Paling tidak ke ketua  umum Gerindra. Apalagi media ini ingin konfirmasi namun hanya dicuekin, seolah-olah wakil ketua Gerindra ini kebal hukum,” tegasnya.

Untuk itu Amir Hidayat berharap Turidi yang notabene mengerti hukum harus bisa menjelaskan ke publik aksi yang Menimbulkan kerumulan tersebut ke publik. Melalui media online ini. Agar masyarakat paham dan tidak menyalahkan arti aksi tersebut sehingga ada kerumulan hingga seribu massa.

“Ini sudah melanggar hukum tentang Covid 19, karena ada kerumulan disana, apapin alasannya, sudah tidak bisa diterima, karena disana ada orasi dan kerumulan warga.,” tegasnya.

Sementara ketua Team Reaksi Cepat (TRC) DPD BPAN Banten Muhammad Jaenal memgatakan sangat menyesali aksi mendukung Palestina dimana adanya wakil anggota DPRD dari fraksi Gerindra Turidi Susanto yang juga melakukan orasi. Persoalannya ditengah-tengah pemerintah sibuk memutus mata rantai Cocok19, wakil Ketua DPRD ini malahenimbulkan kerumulan warga.

“Ini bukan urusan ringan, karena sudah ada larangan dari pemerintah, seharusnya wakil ketua DPRD Kota Tangerang ini, harus bisa klarifikasi dengan pemberitaan ini, bukan hanya didiamkan,” tandasnya.

Berita sebelumnya

Parah negeri Indonesia ini, disaat lebaran warga dilarang mudik, tapi kerumulam orang banyak hingga 1000 massa dibiarkan saja, bagaimana keadilan di Negeri ini.

Salahsatu warga Tangerang yang tidak mau dipulikasikan namanya mengatakan aksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang untuk seharusnya tidak dilakukan secara turum kejalan. Apalagi saat ini masih ada larangan berkumpul agar bisa memutar mata rantau Covid 19.

 

Menuritnya aksi dukungan untuk rakyat Palestina yang saat ini dijajah Israel diselenggarakan Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kota Tangerang bersama Sahabat Palestina Memanggil (SPM), Kamis (20/5/2021) kemarin, sangat mengawatirkan warga Tangerang sendiri.

Apalagi jumlah peserta hingga ribuan, anehnya juga aksi dukungan ini dihadiri pimpinan DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto dan Tengku Iwan, serta kalangan ulama KH. M. Aslie Elhusyairy, KH. M. Kafrawi Iman, tokoh wanita muslimah Ustazah Tuti Elfita dan sejumlah tokoh masyarakat lainnya.

“Ini sudah melanggar peraturan prokes kesehatan, kok dibiarkan, kenapa warga mudik dilarang, tempat hiburan juga, tapi wakil DPRD bisa seenaknya buak aksi, tanpa memikirkan kesehatan peserta dan warga setempat,” kesalnya.

Apakah aksi dukungan ini harus dilakukan turun ke jalan sementara pemerintah melarang berkumpul di situasi Covid 19 ini. Presiden harus mengusut aksi yang dilakukan wakil DPRD ini, seharusnya mereka garda terdepan untuk memutus mata rantai Covid 19 ini.

“Ini harus ada sangsinya, jangan warga kecil kalau melanggar di sangsi, maka itu, kita akan menyirati presiden atau dengan pemberitaan ini dibaca presiden soalnya aksi ini sudah melanggar aturan pemerintah tentang Covid 18,” akuinya.

“Disini lah dituntut keadilan, siapa saja yang melanggar harus dihukum, apalagi yang melanggar itu tahu hukum,” tambahnya.

Seperti yang dilakukan wakil Ketua I DPRD Kota Tangerang Turidi Susanto, aksi ini sebagai bentuk solidaritas masyarakat Kota Tangerang yang peduli dengan rakyat Palestina.

“Tentunya aksi ini solidaritas kepedulian masyarakat Kota Tangerang terhadap penjajahan zionis. Kita tidak mampu hadir di tengah-tengah Palestina, tetapi minimal kita bisa merasakan beban mereka dengan sedikit memberikan kontribusi nyata,” ujarnya.

Politisi Gerindra ini menyampaikan, DPRD Kota Tangerang pun turut menyalurkan bantuan berupa sejumlah uang tunai untuk rakyat Palestina yang diserahkan kepada IKADI.

Aksi flashmob di lakukan di sepanjang jalan KH. Hasyim Ashari, Cipondoh Tangerang dengan menjaga protokol kesehatan (prokes).

“Alhamdulilah kami menyampaikan bantuan sebesar Rp 5 juta daripada hasil kerjasama kami di DPRD. Kami Insya Allah selalu berada di garis terdepan mendukung Palestina,” ucapnya.

Turidi menuturkan, masyarakat Kota Tangerang akan tetap memberikan dukungan untuk Palestina selama Palestina belum merdeka.

“Kami di DPRD selama Palestina belum merdeka, maka masyarakat Kota Tangerang meminta kemerdekaan Palestina di mana sebagai muslim ada masjid Al-Aqsa sebagai masjid kebanggaan umat yang harus dipertahankan. Kita berharap mudah-mudahan konflik ini segera berakhir. Kami minta kalau perlu zionis Israel dihapuskan dari peta dunia,” jelasnya.

Wakil Ketua III DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan menambahkan, hubungan sosial antara Indonesia dengan Palestina sangat erat. Eratnya hubungan ini pun harus tetap terjalin.

“Palestina salah satunya negara di dunia saat sidang dewan keamanan PBB yang pertama mengakui kemerdekaan Republik Indonesia. Lalu, pada tahun 2006 Palestia memberikan bantuan kepada Indonesia saat terjadi tsunami. Ini hubungan sosial, saudara seiman,” ucapnya.

Koordinator aksi, Ustaz Wiyono menjelaskan, teknis dalam aksi dukungan ini digelar dengan protokol kesehatan yang ketat, mengingat pandemi Covid-19 masih melanda.

“Secara umum, melihat panjangnya jalur aksi yang digunakan dan warga berbaris sesuai lokasi yang telah ditentukan dengan menjaga jarak, dengan demikian tidak ada kerumunan massa. Selain itu massa yang hadir kami arahkan stay di tempat tidak ada pergerakkan sampai selesai bubar, hanya mobil komando yang membawa orator yg bergerak menyapa peserta aksi damai ini,” jelas Wiyono

Dalam aksinya, peserta aksi menyatakan sikap mengecam agresi militer Israel terhadap Palestina dan meminta pemerintah Indonesia untuk terus berperan aktif dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina serta memfasilitasi masyarakat Indonesia yang ingin menyumbang agar bantuan yang diberikan lebih terarah dan manfaatnya lebih maksimal.

“Alhamdulillah terlihat antusias warga Kota Tangerang dalam membantu Palestina. Dari jumlah peserta aksi yang awal diperkirakan 200 orang, tapi massa yang hadir diperkirakan lebih dari 1.000 orang. Karena itulah kami mempercepat waktu pelaksanaan hanya sampai jam 10.15 Wib, kami khawatir jika diteruskan, massa aksi akan bertambah banyak dan akhirnya menyebabkan kerumunan,” terang Wiyono.

KH.Amrozi M. Rais, Lc Presiden Sahabat Palestina Memanggil (SPM) menambahkan, pada aksi ini juga menggalang donasi dari masyarakat.

“Alhamdulillah donasi yang terkumpul sampai saat ini sejumlah kurang lebih Rp 35 juta dan Insyaallah masih terus bertambah. Kami juga menerima donasi dari para pimpinan DPRD Kota Tangerang,” pungkasnya.

News Feed