Diduga Truk Angkutan Batubara Macetkan Jalan, Menyulut Emosi Warga 

-Daerah-54 views
Content Protection by DMCA.com
Laporan: Bambang

LAHAT, Poskota.News -Akibat ugal-ugalan sopir truk barubara melintas menimbulkan Kemacetan yang sangat panjang setiap hari dari pukul 18:00 WIB, Kamis (22/07/2021).

Kejadian tidak taat lalu lintas tersebut terjadi di jalan lintas sumatera, letaknya Desa Sirah Pulau, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat, terlihat kencangnya truk batubara melintas.

Terpantau wartawan Poskota.News (members of Poskota.Net), Kamis (22/07/2021) dilapangan supir mengemudi truknya sangat ugal-ugalan, karena supir truk batubara saling mendahului karena mengudak setoran yang menimbulkan Kemacetan sangat panjang setiap hari dari pukul 18:00 WIB.

Menurut keterangan warga setempat akibat ulah sopir truk tersebut, kerap terjadi kecelakaan, salahsatunya di Desa Banjarsari, Sirah Pulau, Merapi angkutan truk batubara menabrak rumah warga, dan belum lagi apabila truk rusak dijalan pasti macet total di buatnya.

Seperti malam ini jam 20:00 WIB, terjadi salah paham antara pemilik mobil pribadi yang berinisial ML warga Desa Sirah Pulau, sempat marah-marah dengan salah satu supir angkutan truk batubara, yang menyambungkan adu mulut, sebab supir angkutan batubara tidak mau diatur, masih saja nyelonong dan menyalip mobil didepan kondisi jalan rame dan hingga bikin macet.

“Sehingga mobil dari arah muara Enim tidak bisa lewat, dikarenakan jalan umum sudah padat arus lalu lintas didominasi angkutan truk batubara keluar dari mulut tambang holling menuju stok pile stasiun kereta api dan ada yang ke Titan, sehingga bikin kemacetan diakibatkan jarak antara angkutan truk batubara sekitar 10 meter antara mobil depan dan belakang,” ujar ML.

Ada salah satu Heri warga Desa Sirah Pulau menerangkan kepada awak media Poskota.net, “Wargapun kesal akibat Iring iringan konvoi truk batubara tanpa memberikan jarak kepada mobil pribadi sehingga sering terjadi cekcok dengan supir angkutan truk batubara dengan pemilik mobil pribadi,” terangnya Heri.

Lanjut Heri menerangkan, Kemacetan akibat supir angkutan truk batubara saling salip menyalip sehingga mobil pribadi dari arah Muara Enim tujuan ke Lahat, terhalang dikarenakan supir terkadang saling mendahului mobil angkutan truk batubara yang didepannya.

“Puluhan warga desa Sirah Pulau keluar untuk turut mengatur kembali kemacetan agar cepat terurai,” pungkas Heri.

Pengguna jalan bernama Surya tujuan ke pagar alam menjelaskan tentang kemacetan dilintasan PT.Titan , “Saya dari Palembang mau mengantar keluarga, apabila sudah masuk Merapi pasti harus hati hati dikarenakan angkutan truk batubara mulai dari Tanjung jambu, tepat dilintasan PT.Titan pasti macet,” jelasnya Surya.

Maraknya angkutan truk batubara yang jelas tidak punya etika mengemudi dan menimbulkan Kemacetan serta merugikan kepentingan umum semoga dari pihak Perhubungan, DISHUB dan Kepolisian bisa mengawasi, menyikapi dan bertindak tegas.

Publish : Fera

News Feed