Dıduga Proyek Betonisasi Dinas BMSDA Dı Kelurahan Kutabumi Tıdak Sesuaı RAB

-Daerah-97 views
Content Protection by DMCA.com

Laporan : Amir Hidayat

TANGERANG,poskota – Peningkatan Jalan Musi Barat RT 04/010 Blok F13 Perum Pondok Indah, Kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang – Banten.

Proyek Betonisasi peningkatan jalan Musi Barat Di kerjakan oleh CV KONGSI KONGSI BARU. Sumber dana APBD Tahun 2021 Nilai Anggaran Rp. 180.000.000.

Proyek betonisasi tersebut seperti lepas dari pengawasan Dinas Bina Marga Sumber Daya Air (BMSDA) karena di duga keras proyek betonisasi ini banyak kejanggalan tidak sesuai rencana anggaran biaya ( RAB ), Kamis (29/04/2021).

Akibat kurangnya pengawasan dari Dinas Bina Marga Sumber Daya Air, dıduga Kontraktor leluasa berbuat curang. Diduga keras berbuat curang ini, ada kerja sama antara kontraktor dengan Dinas Bina Marga. Karena pantauan awak media selama ını, proyek betonisasi dari Dinas Bina Marga selalu ada kejanggalan.

Saat diwawancaraı oleh awak media dilokasi LBH PMBI (Pengawal Masyarakat Banten Indonesia), Soni SP mengatakan proyek peningkatan jalan Musi Barat ini harus diperbaiki sebelum dicor, karena yang saya lihat proyek ini banyak kejanggalan, dari ketebalan beton pun tidak merata.

“Proyek betonisasi peningkatan jalan Musi Barat ini harus di evaluasi inspektorat, Karena proyek betonisasi peningkatan jalan Musi Barat ini dikerjakan asal jadi disinyalir merugikan keuangan negara. Seharusnya proyek Dinas Bina Marga Sumber Daya Air ini menjadi sarana pendukung berfungsinya ekonomi yang di rasakan oleh masyarakat tapi yang ada malah merugikan masyarakat,” ucap Sonı.

Proyek betonisasi peningkatan jalan Musi Barat ini banyak di temukan kejanggalan bahkan ada pengawas dari Dinas Bina Marga Sumber Daya Air pun diam seribu bahasa tidak ada tindakan sedangkan proyek tersebut jelas ada kecurangan, namun pengawas diam ada apa dengan pengawas dan kontraktor,” ungkapnya.

Lanjutnya, dalam realisasi proyek betonisasi peningkatan jalan Musi Barat, banyak di temukan yang tidak sesuai SOP dari rabat beton di badan jalan ketebalannya bervariasi, ketinggian bekisting 16 centimeter ada yang 17 centimeter. Namun di badan jalan ketebalan beton bervariasi ada yang 10 cm, 13, 15, hingga 11 cm yang seharusnya 16, 17 cm, sesuai ketinggian bekisting, proyek betonisasi peningkatan jalan Musi Barat dari Dinas Bina Marga Sumber Daya Air ini sehingga bisa di katakan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Soni, LBH PMBI (Pengawal Masyarakat Banten Indonesia), meminta inspektorat, BPKD segera mengusut dugaan korupsi proyek betonisasi peningkatan jalan Musi Barat, kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.Karena pengawas dari Dinas Bina Marga Sumber Daya Air tidak bersikap tegas, harusnya PPTK Dinas Bina Marga Sumber Daya Air bekerja serius dan profesıonal, karena ini menyangkut uang rakyat. Namun dalam pelaksanaannya proyek betonisasi tersebut seperti lepas dari pengawasan sehingga oknum bisa seenaknya menikmati uang rakyat.

“Kami harap Kepala Dinas Bina Marga Sumber Daya Air bekerja serius, dan evaluasi proyek betonisasi peningkatan jalan Musi Barat kelurahan Kutabumi, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, sesuai undang – undang di negara ini, karena diduga keras ada indikasi korupsi,” tegasnya.

News Feed