Diduga Lahan Milik Keluarga Alm M Sapuan di Serobot Istri Mantan Camat Baturaja Barat

-Nasional-361 views
Content Protection by DMCA.com

Laporan : Budi Utomo

OKU,poskota- Kasus sengketa lahan milik M sapuan (alm) yang terletak desa Laya kecamatan Baturaja barat dengan luas 54.432, panjang kurang lebih 504 M3, lebar kurang lebih 108 M3 dengan akta hibah no : 11/PPAT/1985

Tetapi telah timbul surat akta pelepasan hak nomor : 593 / 83 /PH/I/BB/2007 atas nama Emelia Fitriani.S.SI berdasarkan jual beli dari saudara M.nur Nanang (alm) adik kandung dari M.Sapuan

Surat pernyataan menyerahkan dan melepakan hak atas tanah dengan ganti rugi ini, dilakukan dihadapan Priyatno Darmadi S.Sos.M.SI camat Baturaja barat suami dari Emilia Fitriani,S.SI selaku penerima pelepasan hak.

 

 

Yang lebih anehnya surat pelepasan hak ditanda tangani oleh Priyatno pada tanggal 14 Juni 2007, dan M sapuan (alm) meninggal dunia pada tanggal 2 Agustus 2005 yang mana pada surat pernyataan M sapuan (alm) membubuhkan tanda tangan sebagai saksi tanggal 09 Juni 2007

Dan pada surat pengakuan hak M.Sapuan juga membubuhkan tanda sebagai saksi, dan surat pengakuan hak ini berdasarkan permintaan dari saudara M.nur Nanang telah terdaftar dikantor desa Laya tanggal 12 Juni 2007 no : 140/22/LY/BB/2007 dan ditanda tangani oleh kepala desa Laya bernama Nur aida sebagai Pjs

 

Berdasarkan keterangan ahli waris anak kandung dari M sapuan ( alm) bernama Nila bahwa orang tua saya tidak menjual lahan yang terletak di desa kepada M.nur Nanang apalagi kepada Emelia Fitriani jelas nila.

Nila menambahkan anehnya surat pelepasan hak yang dibuat pada tanggal 14 Juni tahun 2007 tanda tangan orang tua saya sudah meninggal ikut menanda tangani sebagai saksi, sedang kan orang tua saya meninggal tanggal 2 Agustus 2005,jadi sangat jelas diduga ada oknum kecamat yang memalsukan tanda tangan orang tua saya”tegasnya

Wartawan poskota.news konfirmasi kepada Priyatno Darmadi S.Sos.M.SI,14/03 mengatakan tentang sengketa ini sudah diproses sama polisi dan sudah selesai urusannya, adanya masalah sengketa lahan ini saya sering didatangi oleh orang yang mengaku pihak dari ahli waris yang dalam hal ini bapak M. Sapuan (alm).

Selain itu jika ahli waris nya ingat melaporkan kasus ini ya silakan karena kasus ini sudah selesai dan silakan tanya kepada polisi dan saya sudah menang putusan pengadilan ungkap Priyatno.

Dari hasil data yang dihimpun wartawan poskota.news terdapat kejanggalan menyangkut surat jual beli dan pelepasan pengakuan hak dan sengaja ada pemalsuan tanda tangan M.Sapuan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, mengingat lahan tersebut menjadi objek ganti rugi oleh PT semen Baturaja sebagai pembukaan lahan baru, sehingga banyak pihak berkepentingan.

News Feed