Bandar Narkoba Ditembak Mati Saat Melawan Petugas

-Kriminal-93 views
Content Protection by DMCA.com

Laporan : Bambang

PALI,poskota – Perang melawan NARKOBA, ini yang diucapkan oleh Presiden Indonesia Jokowi, salah satu bandar besar bernama Andi Marwan (28) warga desa Air Hitam, Kecamatan Penukal, Kabupaten PALI, Sumsel tewas ditempat setelah diterjang timah panas saat mau ditangkap melawan petugas dari Satres Narkoba Polres Pali, pada jumat (2/7/2021)

Pelaku AM ditindak tegas oleh anggota timResnarkoba lantaran saat mau ditangkap ia melakukan perlawanan dengan cara menusukan dengan sebilah pisau kearah petugas saat akan ditangkap petugas dilokasi kejadian, di TKP Desa Air Hitam sekira pukul 15:00 wib,

Sebelum dilumpuhkan pelaku ini sudah di berikan tembakan peringatan oleh petugas satresnarkoba Polres PALI, agar pelaku menyerahkan diri, namun sayangnya tidak dihiraukan oleh pelaku.

Akibat terjangan peluru timah panas milik petugas anggota tim rernarkoba Polres PALI, akhirnya pelaku menghebuskan nafas terakhir saat dalam perjalanan saat dievakuasi petugas dari hutan karet.

Terpisah kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Supriadi mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan anggota sesuai dengan standar SOP, karena mengacam jiwa saat pelaku akan ditangkap oleh petugas beber ” supriadi

” Saat itu sekitar pukul 12 :30 wib anggota Unit 1 Satresnarkoba Polres PALI, melakukan penyelidikan terhadap seseorang yang diduga bandar Narkotika jenis Sabu dan anggota kemudian melakukan penyamaran untuk menangkap pelaku ini” jelas Kabid humas Polda Sumsel Kombes Supriadi.

Kemudian lanjutnya sekitar pukul 15:00 wib anggota yang melakukan penyamaran melakukan transaksi dengan bertemu 2 orang terduga pelaku bernama Andi ini menurut informasi yang kita dapatkan memberikan pesanan yang diduga narkotika jenis sabu kepada anggota yang menyamar sebagai pembeli ” ujar Supriadi lagj

Saat barang diterima oleh anggota yang menyamar anggota melakukan penangkapan terhadap pelaku,namun pelaku melakukan perlawanan terhadap anggota yang menyamar dengan menusuk kearah dada salah satu anggota menggunakan senjata tajam jenis pisau,

Namun jelas dia, karena anggota menangkis sehingga mengakibatkan telapak tangan anggota mengalami luka tusuk dan membuat anggota terjatuh dan pisau tersebut jatuh akibat tepisan anggota.

Setelah itu pelaku berupaya mengambil pisau yang terjatuh, setika itu anggota memberikan tembakan peringatan namun tidak digubris oleh pelaku lainnya melarikan diri, namun Andi tidak menghiraukan tembakan peringatan tersebut dan masih melakukan upaya mengambil pisau untuk melukai anggota.

Dalam keadaan terdesak anggota melakukan tindakan tegas dan terukur dan pelaku meninggal di perjalanan menuju rumah sakit,

Adapun barang bukti yang diamankan diduga sabu dari terduga pelaku dengan berat bruto 51.43 gram, dan sajam bergagang kayu dengan ukuran lebih kurang 50 cm, satu buah dompet kulit warna hitam dan sebuah jam tangan, selain itu turut juga diamankan sebuah ponsel merek nokia dan vivo warna biru laut, uang pecahan 100 ribu, sebanyak 6 lembar dan uang pecahan 50 ribu sebanyak sembilan lembar dan uang pecahan 75 ribu satu lembar serta sebuah cincin telah diamankan.

News Feed