Alokasi Penggunaan Dana Desa Tahun 2022 Yang Wajib Masyarakat Tahu

Content Protection by DMCA.com

 

SUMEDANG,POSKOTANEWS – Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, penggunaan Dana Desa Tahun 2022 juga di atur dalam Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 104 Tahun 2021 Tentang Rincian APBN Tahun Anggaran 2022. Sebagaimana dikutip pada Perpres Nomor 104 Tahun 2021, pada pasal 5 ayat (4) penggunaan Dana Desa Tahun 2022 diatur penggunaannya sebagai berikut :

Program perlindungan sosial berupa bantuan langsung tunai dana desa paling sedikit 40% (empat puluh persen);

Program ketahanan pangan dan hewani paling sedikit 20% (dua puluh persen);

Dukungan pendanaan penanganan Corona Virus Disease 2019 (COVID-19) paling sedikit 8% (delapan persen), dari alokasi Dana Desa setiap desa; dan

Program sektor priortas lainnya.
Dari total 100% (seratur persen) Dana Desa yang diterima tiap desa, Pemerintah Desa hanya bisa mengalokasikan 32% (tiga puluh dua persen) dari Dana Desa untuk memenuhi kebutuhan program sektor prioritas lainnya.

Ketua PBH Lidik Krimsus RI Kabupaten Sumedang, Mayor (Purn) Hermawan menyoroti Transparansi penggunaan alokasi Dana Desa, kepada awak media Senin (23/05/2022), diruang kerjanya menyampaikan, bahwa “Keterbukaan Informasi Publik saat ini mengharuskan transparansi penggunaan Dana Desa wajib diketahui masyarakat”

PBH Lidik Krimsus RI membuat tim pemantau guna mengurangi dan mencegah terjadinya penyalahgunaan atau penyelewengan dari penggunaan alokasi Dana Desa ini, hal ini penting mengingat Dana Desa seharusnya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas, papar Hermawan

Hermawan menegaskan “Ingat Dana Desa itu bukan milik Kepala Desa atau perangkat desa yang bisa seenaknya digunakan diluar aturan, masyarakat harus mengetahui alokasi penggunaan secara terbuka”, tegasnya

Penyelewengan dana desa bisa di kenakan UU No. 20/2021 tentang perubahan atas Undang – Undang No. 31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, pasal 5 dan 6,” pungkas Hermawan.

(ARS)